Kontak:   +62 0877 5614 7941 / 0819 9783 1868
Libur Tiba, Pimpinan Menyampaikan Delapan Pesan Libur

Libur Tiba, Pimpinan Menyampaikan Delapan Pesan Libur

Tim Multimedia

Sunday, 17 December 2023

Pondok Pesantren Nurul Bayan (PPNB) pada Ahad (17/12) membuka keran bagi seluruh santri untuk kembali ke rumah setelah satu semester menjalani Pendidikan di pondok. Hal ini dimaksudkan agar seluruh santri dapat bersilaturrahmi dengan keluarga setelah sekian lama menjalani proses pendidikan di pondok. Libur kali ini dibuka dengan acara pesan-pesan liburan dari Ummi Hj. Halimatussa'diyah dan K.H. Abdul Karim kepada seluruh santri dan wali yang hadir untuk menjemput anaknya. 

Pada kesempatan ini Ummi Hj. Halimatussa’diyah menyampaikan agar wali mengawal santri selama di rumah. Mulai dari Sholat dan kegiatan sehari dan jangan sampai santri melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat negatif. Untuk mengawal hal tersebut maka setiap wali akan diberikan pondok rapor kegiatan harian selama berlibur dan diisi oleh wali santri.

Sedangkan K.H. Abdul Karim Abdul Ghofur menekankan delapan pesan libur. Pertama, Setiap santri harus senantiasa sholat berjamaah, laki-laki harus sholat masjid atau mushalla terdekat dari kediaman masing-masing sedang bagi santriwati bisa berjamaah dengan ibu atau keluarganya di rumah. Kedua, Selalu membaca al-Qur’an di setiap hari karena ia merupakan nutrisi dan makanan utama bathin. Ketiga, mengulangi (tikror) hafalan al-Qur’an yang sudah didapat selama belajar agar hafalannya lebih kuat dan tidak mudah hilang.

Keempat, Belajar dan memdalami materi pelajaran yang sudah didapat selama satu semester, sehingga ketika kembali pelajaranya dapat dilanjutkan dan dasar-dasar keilmuannya menjadi semakin kuat. Kelima, Membantu orang tua, setiap wali harus mengenalkan anaknya untuk bekerja. Jika walinnya seorang pedangang ia bisa membantu untuk berdangang, jika orangtuanya petani ia bisa membantu orang tauya menanam dan merawat tanaman, jika orang tuanya peternak ia bisa membantu orang tua untuk merawat ternak, begitupun pada profesi-profesi yang lain yang dimungkinkan untuk dikenalkan kepada anak.

Keenam, Pnadai bergaul dengan orang yang baik ataupun orang yang kurang baik, jika bergaul dengan orang yang kurang baik harus mampu merubah orang tersebut ke arah kebaikan. Ketujuh, Berpakaian yang sopan, sesuai dengan tata cara berpakaiaan yang diiajarkan di pondok. Kedelapan, berdakwah kepada lingkungan sekitar rumah ataupun sahabat dan keluarga, dakwah di sini memiliki artian yang luas dimana bisa mennggunakan ucapan, sikap ataupun tindakan.

Pada kesempatan ini Bapak Pimpinan juga menyampaikan bahwa jangan sampai wali terlambat kembali dari libur selama 12 hari ini, dari 17- 28 Desember. Wali santri juga diharapkan tidak hilang control terhadapap anaknya, terutama dalam hal belajar. Karena pada hari pertama dan kedua setelah kembali dari libur akan diadakan ujian hafalan bagi seluruh santri yang berlibur.

Tulisan Lainnya