
Dalam rangka meningkatkan kualitas guru yang melakukan pengabdian (Khidmah) selama empat tahun. Pondok memberikan fasilitas untuk meningkatkan kemampuan kerja (job skill) dengan ditugaskan di berbagai bagian dan unit-unit usaha lembaga. Di sisi yang lain lembaga juga membina kemampuan akademik untuk melahirkan SDM yang kompeten di lingkungan lembaga, sehingga diharapkan mampu menciptakan miliu belajar yang ideal. Dan secara bersamaan dapat meningkatkan kualitas lembaga, dan menjadi lembaga yang unggul. Hal ini diwujudkan melalui kuliah di Istitut Agama Islam Nurul Hakiem (IAINH).
Pada Rabu, 6 Desember 2023 M. mahasiswa semester tujuh yang berjumlah 11 orang ditarik dari program kuliah mereka yaitu Praktek Pengalaman Lapangan (PPL). Program ini berjalan selama kurang lebih satu setengah bulan yang sengaja ditempatkan di lingkungan Pondok Pesantren Nurul Bayan. Selain mahasiswa semester tujuh acara pelepasan ini juga dihadiri oleh pengelola Ma’had ‘Aly Nurul Bayan, Kepala Satuan Pendidikan Mu’adalah (SPM) Ulya Nurul Bayan, dan Dosen Pembimbing Lapangan.

Dalam sambutannya Ustadz Aki Mawadi, M.Pd. Sebagai pengelola Ma’had ‘Aly menyampaikan terima kasih atas suksesnya program PPL yang berjalan tahun ini. Sedangkan Andrian Syahidu, M.Ag. selaku kepala SPM Ulya menyampaikan bahwa PPL yang dilaksanakan di area pondok berjalan dengan baik. Hal ini dikarenakan mahasiswa yang ada di pondok terbiasa dan tidak asing dengan kegiatan belajar mengajar dan pembimbingan santri, karena kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas keseharian mereka. Hanya saja menurut Andrian Syahidu mahasiswa di sini tidak mampu menulis dan membuat laporan secara baik apa yang mereka kerjakan selama PPL.
Dosen Pembimbing Lapangan Bapak L. Mas Aji, M.Pd. pada kesempatan tersebut menerangkan bahwa kegiatan PPL ini dapat berdampak positif bagi mahasiswa dan mampu memberikan wawasan baru dalam kegiatan belajar mengajar. Ia menambahkan bahwa mahasiswa yang melaksanakan PPL di lingkungan pesantren tidak lebih buruk dari mereka yang melaksanakan PPL di sekolah negeri, karena lembaga pesantren memiliki banyak sisi-sisi positif yang tidak di sekolah negeri pada umumnya.
